Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / Forensika Digital / Bukti Digital / Kasus BTK Killer dan Bukti Digitalnya

Kasus BTK Killer dan Bukti Digitalnya

/
/
/
425 Views

blog - BTK KillerDennis Lynn Rader, lahir pada tanggal 9 Maret 1945 adalah seorang pembunuh berantai asal Amerika yang telah membunuh 10 orang di Sedgwick County di Wichita, Kansas dan sekitarnya pada rentang 1974 sampai 1991.

Rader dikenal sebagai “The BTK Killer” atau “The BTK Strangler“. “BTK” merupakan singkatan dari “Bind, Torture, Kill“, yang merupakan ciri khas dari tindak kejahatannya. Rader mengirimkan surat berisi detail pembunuhan kepada polisi dan kator berita lokal pada periode kejahatannya.

Setelah lama berhenti di tahun 1990-an sampai awal 2000-an, Rader kembali melanjutkan aksinya mengirim surat di 2004, yang berakhir pada penangkapannya di 2005 dan sedang menjalani hukuman pidana di El Dorado Correctional Facility, Kansas, Amerika.

Untuk lebih lengkapnya mengenai kasus Dennis Rader ini, bisa diikuti di link Wikipedia.

Postingan kali ini akan membahas mengenai bagaimana Dennis Rader tertangkap, karena tertangkapnya Dennis Rader tidak lepas dari bukti digital yang dia tinggalkan.

TERTANGKAPNYA DENNIS RADER

Akhir perjalanan BTK dimulai pada Januari 2005, ketika dia mengirimkan kartu pos ke sebuah stasiun televisi di Wichita yang menjelaskan bahwa BTK telah meninggalkan sebuah paket di pinggir jalan. Dalam pesannya tersebut, BTK juga menanyakan status paket yang dia tinggalkan di Toko “Home Depot” beberapa minggu sebelumnya.

Paket yang ditinggalkan BTK di pinggir jalan ternyata berupa kotak sereal yang berisi sebuah dokumen. Dokumen itu berisi detail pembunuhan pertamanya di 1974, yaitu pembunuhan atas sepasang suami istri dan 2 orang anak mereka. Kotak sereal itu juga berisi beberapa perhiasan dan sebuah boneka dengan tali di lehernya yang diikatkan pada pipa PVC yang ternyata mewakili salah satu dari korban kejahatannya, anak perempuan berusia 11 tahun.

Tetapi terobosan besar dalam kasus ini adalah petunjuk yang diberikan BTK mengenai paket yang ditinggalkan di Toko “Home Depot”.

Pencarian pertama di Toko “Home Depot” tidak menunjukkan tanda-tanda adanya paket dari BTK. Tetapi seorang pegawai toko mengatakan kepada polisi bahwa kekasihnya menemukan sebuah kotak sereal dengan tulisan di atasnya di belakang truk pickup sekitar 2 minggu sebelumnya. Karena berpikir kotak sereal itu adalah sebuah lelucon atau candaan, dia kemudian membuangnya.

Polisi mengumpulkan sampah-sampah kembali untuk mencari kotak sereal yang dimaksud dan akhirnya ditemukan. Kotak sereal tersebut berisi beberapa dokumen, termasuk di dalamnya adalah pertanyaan dari BTK kepada polisi bahwa apakah dia akan dapat dilacak jika berkomunikasi dengan polisi melalui sebuah floppy disk. Jika memang tidak terlacak, BTK meminta polisi untuk memasang iklan di surat kabar berisi kata-kata, “Rex, it will be OK“.

Baca Juga:  DNS Forensics: Latihan Soal

Polisi pun memuat iklan tersebut. Polisi juga meneliti rekaman video keamanan di Toko “Home Depot”, yang menunjukkan seorang pria di dalam mobil Jeep Grand Cherokee warna hitam memarkir kendaraannya di dekat truk pickup milik pegawai toko dan berjalan di sekitar truk pickup tersebut.

Dua minggu setelahnya, sebuah kiriman berupa disk tiba di stasiun televisi yang lain, bersama dengan rantai kalung emas, fotokopi sampul novel bertema pembunuhan, dan beberapa kartu yang salah satunya berisi instruksi untuk berkomunikasi dengan BTK melalui surat kabar.

Disk tersebut berisi sebuah file dengan pesan “this is a test” dan mengarahkan polisi untuk membaca salah satu dari kartunya yang berisi instruksi untuk berkomunikasi lebih lanjut. Pada bagian properti dokumen, polisi menemukan metadata dokumen dan terlihat bahwa dokumen terakhir kali dimodifikasi oleh seseorang bernama “Dennis”. Polisi juga mengetahui bahwa disk itu telah digunakan di Gereja “Christ Lutheran” dan Perpustakaan “Park City”.

Rader membuat kesalahan fatal dengan membawa disk tersebut ke gereja untuk mencetak dokumen di dalam disk karena printer di rumah Rader sedang rusak. Rader meminta izin untuk mencetak dokumen kepada pastur, dengan mengatakan bahwa dia memiliki agenda untuk rapat dewan gereja. Oleh karenanya, sang kepala gereja memasukkan disk tersebut ke salah satu komputer. Tidak ada yang menyadari bahwa tindakan tersebut ternyata bisa menjadi awal tertangkapnya BTK.

Pencarian sederhana di internet menampilkan website Gereja “Christ Lutheran” dengan Dennis Rader sebagai ketua jemaat. Polisi mengenali Rader sebagai petugas di perpustakaan “Park City” dan berhasil mendapatkan alamat Rader. Polisi kemudian berkendara melewati rumah Rader dan melihat sebuah Jeep Grand Cherokee warna hitam yang ternyata diregister atas nama anaknya, Brian.

Dari sanalah akhirnya jaksa meminta sampel jaringan hasil pap smear Kerri, anak perempuan Rader, dari klinik mahasiswa dekat Kansas State University di Manhattan, di mana Kerri bersekolah 5 tahun sebelumnya. Tes DNA pada sampel tersebut menunjukkan bahwa DNA BTK yang didapat dari TKP memiliki kesamaan dengan DNA Kerri Rader. Dengan ini dapat diketahui bahwa ayah Kerri, yaitu Dennis Rader adalah BTK.

Baca Juga:  Rancangan Form Chain of Custody

Akhirnya Dennis Rader pun ditangkap pada 25 Februari 2005 atas tuduhan pembunuhan 10 orang di Wichita, Kansas dan sekitarnya.

BUKTI DIGITAL KASUS BTK KILLER

Bukti elektronik yang didapatkan adalah berupa floppy disk yang di dalamnya berisi bukti digital berupa file dengan pesan “this is a test“. Polisi melihat metadata dari dokumen tersebut. Selain nama “Dennis“, keterangan yang muncul adalah nama gereja, yaitu “Christ Lutheran Church“. Dari petunjuk inilah polisi bergerak untuk melacak seseorang bernama Dennis dengan cara melakukan pencarian di internet terhadap “Christ Lutheran Church” dan menemukan website gereja tersebut. Di dalam website gereja ternyata terdapat nama Dennis Rader sebagai ketua dewan gereja.

Bukti digital yang berikutnya adalah rekaman video keamanan di Toko “Home Depot” yang menunjukkan bahwa BTK menggunakan Jeep Grand Cherokee warna hitam ketika meninggalkan paket di truk pickup milik pegawai Toko “Home Depot”.

Dari ketiga petunjuk yang diperoleh dari bukti digital tersebut, yaitu:

  • Nama “Dennis” diperoleh dari metadata dokumen di dalam floppy disk.
  • Nama gereja yaitu “Christ Lutheran Church” juga diperoleh dari metadata dokumen di dalam floppy disk.
  • Kendaraan Jeep Grand Cherokee warna hitam yang terlihat dari rekaman video keamanan milik Toko “Home Depot”.

Akhirnya polisi melakukan investigasi lebih lanjut dan berhasil melakukan penangkapan terhadap Dennis Rader alias “The BTK Killer“.

KESIMPULAN

Bukti digital memainkan peranan penting di dalam pengungkapan kasus BTK Killer. Seandainya Rader tidak mengirimkan floppy disk tersebut ke polisi, mungkin kasus BTK Killer ini tidak akan pernah terungkap.

SUMBER

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin

2 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *