Home / Linux / Interface ens33 pada CentOS 7

Interface ens33 pada CentOS 7

/
/
/
197 Views

Melanjutkan cerita kemaren yg udh di-post di sini.. Kan kemaren bilang habis install CentOS 7.3, terus udh setting time-nya. Ceritanya sekarang kepengen setting network-nya, cuman rada2 takjub begitu ngecek pake perintah ifconfig di CLI-nya.. Jeng jeng..!!! Yg muncul bukan interface eth0 kayak biasanya, tapi malah interface ens33.

Apaan niii? Baru ngeh ada nama interface kyk gini.. *baru ketemu ceritanya 😀 Teruus.. Iseng2 nyari info dlu, kog bisa sih nongolnya jadi interface ens33 kayak gitu? Insting detektif pun bekerja *pretdhut*, tentunya dengan dibantuin Mbah Gugel, ketemulah sama artikel ini dan itu.

Di artikel ini, ada yg nge-post:

RHEL 6 onwards ship with the GPL’d kernel modules which VMWare have contributed to the upstream Linux Kernel, so drivers like vmxnet3 or vmw_pvscsi are just like any driver supplied in the kernel package.The complete VMware Tools suite (probably with later driver versions than RHEL has) is provided by VMWare.

Sedangkan di artikel itu, dikasih tau kalo:

Note: This is just the case of VMware environment, it may vary depends on the hardware but the steps to get back ethX will be the same.

Dari 2 informasi tersebut, diketahui bahwa interface ens33 dapat diperoleh dari instalasi Linux di lingkungan VMware *iya sih, saya emg install di VMware*, walopun akan sangat bergantung dengan hardware-nya juga. Interface-nya pun gak mesti bernama interface ens33, karena berdasar hasil gugling ada juga yg berubah namanya jadi interface ens32, dan laen-laen 😀

Oke, sudah beres kenapanya, sekarang pengen balikin tu nama ens33 ke nama eth0 karena udh kebiasaan pake eth0 😀 Yuk, kita ikuti langkah2 berikut:

1. Edit file grub yaitu file /etc/default/grub, yang mana akan dieksekusi pada saat booting.

# vi /etc/default/grub

 

2. Edit bagian GRUB_CMDLINE_LINUX dengan cara tambahkan syntax net.ifnames=0 biosdevname=0 sehingga menjadi GRUB_CMDLINE_LINUX=”net.ifnames=0 biosdevname=0

3. Simpan file /etc/default/grub.

4. Generate file grub dengan cara berikut.

# grub2-mkconfig -o /boot/grub2/grub.cfg

 

Hasil generate file grub adalah sebagai berikut:

5. Reboot sistem.

# reboot

 

6. Setelah up, login dan cek kembali interface-nya dengan perintah ifconfig.

Tadaaa… Yeiiiy, berhasil..!!! *loncat2 pake trampolin 😛

Oke deh, sekian dulu tutorial kali ini.. Semoga bermanfaat 🙂

Baca Juga:  Bash Programming: Menu Interaktif dengan Case
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *