Home / Linux / Bash Programming / Dasar-dasar Bash Programming (3)

Dasar-dasar Bash Programming (3)

/
/
/
28 Views

Hey hey hey.. Kita ketemu lagi di mappesona.me. Gimana kabarnya nih? Maaf ya, kalo minggu kemaren postingannya vakum gegara kecantol sama K-drama yg panjangnya 50 episode *godaan memang!!!*.. 

Minggu ini kagak boleh vakum nulis lagi.. Eheheheh..

OK, di postingan sebelum2nya, saya mengangkat tema mengenai “Bash Programming“. Sedangkan yg dibahas adalah dasar2 pemrogramannya, di antaranya adalah pengenalan Bash & contoh script sederhana serta variabel & parameter. Nah, di postingan kali ini saya masih akan membahas dasar2 pemrogramannya. Duuuh panjang bgt yak dasar2nya, gak slese2, macem mata kuliah Kalkulus 1, Kalkulus 2, Kalkulus Lanjut aja.. Hehehe.. Kan biar makin banyak yg bisa dipelajarin, tul gak? 

OK, lanjuuuutt.. Di postingan kali ini yg bakal dibahas adalah sbb:

  1. Input
  2. Operator

Apa sajakah ituuuu…??? Yuk, kita bahas satu persatu 🙂

 

1. INPUT

Input ini digunakan untuk membuat menu interaktif yang melibatkan pengguna (user). Menu interaktif? Iya.. Menu interaktif. Jadi si user nanti akan memberikan inputan ke shell atas apa yang akan ditanyakan oleh program/script-nya. Perintah yang digunakan bernama read. Biar gak bingung en bengong, langsung aja ya saya kasih contoh.. 🙂

#!/bin/bash
# Script sederhana untuk menu interaktif menggunakan input dari user

read -p "Siapa nama Anda? " nama
read -p "Di mana alamat Anda? " alamat
echo "Salam kenal, $nama di $alamat."

 

  • Perhatikan opsi yang digunakan pada perintah read di atas. Opsi -p digunakan agar user dapat mengetikkan inputan/jawaban langsung di sebelah pertanyaannya (dalam 1 baris).
  • Dalam script di atas juga terdapat 2 variabel, yaitu “nama” dan “alamat“, yang cara pemanggilannya menggunakan tanda “$“.

Simpan file tsb dgn nama “input.sh“. Sekarang coba kita jalankan file script tsb ya.. Jangan lupa ganti dulu hak aksesnya agar bisa dieksekusi.

[email protected]:/home/ninkyhade# chmod +x input.sh
[email protected]:/home/ninkyhade# ls -l input.sh
-rwxr-xr-x 1 root root 191 Oct 29 01:01 input.sh
[email protected]:/home/ninkyhade# bash input.sh
Siapa nama Anda? Paul Scholes
Di mana alamat Anda? Manchester
Salam kenal, Paul Scholes di Manchester.

 

  • Paul Scholes dan Manchester merupakan inputan dari user.
  • Paul Scholes dibaca sebagai variabel “nama“.
  • Manchester dibaca sebagai variabel “alamat“.

Nah, sekarang udah paham kan mengenai penggunaan input? 😀 Kita lanjut ke pembahasan mengenai operator ya…

 

2. OPERATOR

Yak, sampai juga di pembahasan operator ini.. Ada beberapa jenis operator yg dapat digunakan dalam Bash programming, seperti operator aritmatika, operator perbandingan, dan operator logika. Yuk kita bahas 1 per 1 😉

  • Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatik, seperti penjumlahan, pengurangan, endebre endebre.. 😀 Ini dia daftarnya..

Operator Aritmatika
Deskripsi
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
\*
Perkalian
/
Pembagian
%
Sisa hasil bagi (mod)

Nah.. Kita coba bikin di dalam script ya.. Seperti biasa, buka text editor favorit, terus ketikkan script sbb:

#!/bin/bash
# Contoh script sederhana penggunaan operator aritmatika

angka=5
echo 'expr $angka+1'
echo "expr $angka+1"
echo `expr $angka+1`
echo `expr $angka + 1`

 

  • Pada script di atas, kita set variabel “angka” = 5.
  • expr adalah perintah untuk melakukan operasi artimatika dan memperlihatkan hasilnya langsung di layar.
  • Script di atas juga digunakan untuk mengetahui perbedaan penggunaan tanda petik dalam Bash programming.
  • Perhatikan spasi ya..

Simpan file dengan nama “op-matik.sh“. Sekarang coba kita jalankan file script tsb ya.. Jangan lupa ganti dulu hak aksesnya agar bisa dieksekusi.

[email protected]:/home/ninkyhade# chmod +x op-matik.sh
[email protected]:/home/ninkyhade# ls -l op-matik.sh
-rwxr-xr-x 1 root root 165 Oct 31 17:04 op-matik.sh
[email protected]:/home/ninkyhade# bash op-matik.sh
expr $angka+1
expr 5+1
5+1
6

 

  • echo ‘expr $angka+1’    –> tanda petik tunggal, output: expr $angka+1
  • echo “expr $angka+1”   –> tanda petik ganda, output: expr 5+1
  • echo `expr $angka+1`   –> tanda petik balik, output: 5+1
  • echo `expr $angka + 1` –> tanda petik balik dan spasi, output: 6

Udah paham yah kombinasi penggunaan operator aritmatika, tanda petik, dan spasi.. Kita lanjut lagi ke..

  • Operator Perbandingan

Jika akan memperbandingkan 2 bilangan, maka digunakanlah operator perbandingan. Apa sajakah? Ini, monggo disimak.. 🙂

Operator Perbandingan
Deskripsi
Simbol Matematika
-eq
Equal (sama dengan)
=
-ge
Greater Equal (lebih besar sama dengan)
>=
-gt
Greater Than (lebih besar)
>
-le
Less Equal (lebih kecil sama dengan)
<=
-lt
Less Than (lebih kecil)
<
-ne
Not Equal (tidak sama dengan)
!=

Terus gimana cara pakenya? Biasanya digunakan dalam kondisi if … then … Apa itu if then? If then merupakan instruksi percabangan, misalnya jika kondisi benar maka dilakukan action A, dst. dst. Contohnya sbb ya..

A=5
B=3
if [ "$A" –gt "$B" ]; then
   echo "Benar!"
fi

 

  • Operator Logika

Penggunaannya mirip operator perbandingan, biasanya pada kondisi if … then …

Operator Logika
Deskripsi
!
NOT
-a
AND
-o
OR

Contohnya sbb ya..

A=5
B=3
if [ "$A" -eq 5 –a "$B" -eq 3 ]; then
   echo "Benar! Variabel A=5 dan Variabel B=3"
fi

 

If then ini insya Allah bisa dibahas dalam postingan selanjutnya 🙂

Baiklaah.. sampai di sini dulu jumpa kita, karena saya harus masak bwt sarapan 😀 Smoga bermanfaat.. C u soon ya insya Allah.. 🙂

 

SUMBER

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *