IoT: Internet of Things

IoT ato basa kerennya Internet of Things, klo diterjemahkan ke bahasa Indonesia jadi Internet untuk Serigala.. Astaghfirullah, bukan serigala, nooong.. Segala, Segalaaaa… bukan Serigala *oiya, salah tulis.. uhuk, efek terngiang2 sinetron ganteng2 serigala* Ulangi yah..

IoT atau Internet of Things klo diterjemahkan ke bahasa Indonesia jadi “Internet untuk Segala“. Aneh ya terjemahannya, segala apa? Segala rasa? Segala ada? Ehehehe.. Terus apa dong yg cucok? Itu kan udah berlaku nasional πŸ˜€ *okelah, iyaa, iyaaa..*

Seperti biasa, mengawali perjumpaan di dalam postingan, saya kasih tau latar belakangnya dulu ya, kenapa kog ngangkat tema IoT ini. Nah, kemaren kan udah nulis perihal NFC di postingan ini, di situ disinggung kalo teknologi NFC ini punya prospek yg panjang, termasuk juga akan dipake dalam perkembangan IoT di masa sekarang dan yg akan datang. Jadi postingan kali ini semacam kelanjutan dari postingan NFC kemaren.

OK, lanjuuut.. Sebelum mengenal lebih jauh atau lebih dekat, terserah preferensi pembaca.. *kan sama aja to, jauh dekat 500 perak.. emangnya angkot jadul πŸ˜€* mengenai IoT ini, kita bahas dulu pengertiannya.

PENGERTIAN IoT

Internet of ThingsIoT merupakan teknologi yg memungkinkan perangkat pintar seperti henpon, jam tangan, peralatan rumah tangga, mobil, dll. terhubung dgn perangkat lain melalui internet sehingga dapat bertukar data dan melakukan tugas yang diberikan. Dgn booming-nya teknologi perangkat pintar ini, memungkinkan untuk diaplikasikan ke dalam bermacam2 jenis industri, seperti smart city, jaringan bisnis & infrastruktur IT, perawatan kesehatan, pendidikan, manufaktur, de-es-te de-es-te.. Banyak deh pokoknya πŸ™‚

Untuk menyederhanakannya, IoT itu konsep yg pada dasarnya menghubungkan perangkat apa aja yg punya tombol ON & OFF ke Internet dan/atau satu perangkat ke perangkat lainnya.Mulai dari henpon, mesin pembuat kopi, mesin cuci, headphone, lampu, juga berlaku untuk komponen mesin, misalnya mesin jet dari pesawat terbang atau bor dari tempat pengeboran minyak. Jadi kalo perangkatnya itu punya tombol ON/OFF, maka dimungkinkan perangkat tsb bisa menjadi bagian dari IoT.

“Thing” dalam Internet of Things juga dapat berupa manusia dgn implan monitor jantung, hewan ternak dgn transponder biochip, mobil yg punya sensor untuk ngasi tau pengemudi kalo misal bannya dh agak2 gembos, dan masih banyak lagi objek2 alami atau buatan manusia yg bisa dikasih IP address dan dilengkapi dengan kemampuan untuk transfer data lewat jaringan.

Prediksi ke depan menurut perusahaan analis Gartner, pada tahun 2020, akan ada lebih dari 26 miliar perangkat yang bisa terhubung melalui IoT ini. Banyaknya data yg dihasilkan dari sekian banyak perangkat ini tentunya memerlukan jaringan infrastruktur IT yg kuat, untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data agar dapat ditarik kesimpulan sehingga membantu dalam membuat keputusan bisnis ato memberikan solusi cerdas kepada penggunanya.

Nah, itulah sekelumit tentang pengertian IoT. Terus kita lanjut lagi niiih.. Apa aja manfaatnya si IoT ini ya, mengingat ternyata banyak bangeeed perangkat yg bisa tersambung lewat IoT. Yuk, kita pelajarin manfaatnya..

MANFAAT IoT

  • Seamless Communication

Kalo di-bahasa Indonesia-in jadinya komunikasi yg muluuuusss… πŸ˜€ Si IoT ini mendorong komunikasi antar perangkat atau Machine-to-Machine (M2M) yg membuat komunikasi lebih efisien daripada kalo masih pake cara manual, ato misalnya komunikasi antar perangkat tapi melalui perantara manusia.

  • Saves Money & Time

IoT dapat mengotomatisasi tugas2 yg diberikan secara berulang tanpa campur tangan manusia. Jadi mirip sama task scheduler yg ada di Windows ato cron yg ada di Linux πŸ˜€ Implementasi IoT ini dapat mengoptimasi utilisasi sumber daya perangkat dan membuat sistem monitoring berjalan dgn tepat waktu, jadi kalopun sampe ada delay ato kerusakan, bisa diketahui dan diperbaiki secepatnya. Hal inilah yg disebut sebagai penghematan biaya dan waktu.

  • Better Quality of Life

IoT memiliki aplikasi yang lebih luas di masyarakat modern karena menghemat uang, waktu, dan membantu pemanfaatan sumber daya secara optimal. Nah, kesemuanya ini menawarkan kenyamanan & kemudahan bagi orang2 sehingga meningkatkan kualitas hidup.

Terus masih inget kan tadi di awal saya sebutin NFC? NFC ini juga bs digunakan dalam implementasi IoT, seperti misalnya saat melakukan transaksi pembayaran viaΒ mobile payment yg cuman “nempelin” smartphone ke alat bayar. Hal seperti inilah yg amat sangat memudahkan pengguna perangkat dalam aktivitasnya sehari2. Mengurangi kerempongan dan kepusingan, jadi bisa punya quality of life yg lebih baik ..Β 

CONTOH PEMANFAATAN IoT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Tadi kan udah dibahas tuh manfaat IoT secara umum, nah sekarang apa aja sih contoh konkret dari pemanfaatan IoT dalam kehidupan sehari2?

  • Katakanlah misalnya Mr. X sedang dalam perjalanan bwt meeting. Kebetulan mobil Mr. X bisa memiliki akses ke kalender/agenda-nya si Mr. X hari itu, jadi dia bisa meng-kalkulasi rute terbaik untuk sampe ke tempat meeting. Bahkan kalo misalpun macet, si mobil bisa mengirim teks ke pihak lain yang memberitahukan bahwa Mr. X akan datang terlambat.
  • Jam alarm yg bisa disetel untuk membangunkan di pagi hari dan ngasi tau mesin pembuat kopi untuk mulai menyeduh kopi kesukaan.
  • Peralatan kantor yg dipakai tau kapan persediaannya hampir habis dan secara otomatis memesan ulang lebih banyak.
  • Perangkat yang digunakan di tempat kerja bisa ngasih tau kapan dan di mana si pengguna paling aktif dan produktif, terus membagi informasi itu dengan perangkat lain yg juga digunakan saat bekerja.

Sekeren itukah IoT? *he’emh..,, iyaaa…*

Tapi belum selese niiih.. Masih ada lagii.. Perhatikan gambar berikut, alangkah banyaknya implementasi IoT yg bisa dilakukan ya.. Dari smart parking, kontrol polusi udara, manajemen sampah, sampe deteksi pipa bocor.. πŸ˜€

Smart City Mengusung Konsep IoT

 

Pada skala yang lebih luas, IoT dapat diterapkan pada hal-hal seperti jaringan transportasi dan jg smart city yg bisa membantu mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Kan jd bisa membantu kita memahami dan memperbaiki cara kerja dan hidup kita. Iya to?

TANTANGAN IoT

Dgn begitu banyaknya contoh pemanfaatan IoT, tantangan ke depan pun tak terhindarkan…!!!Β  *husssh.. hepi banged..*

Berikut adalah beberapa tantangan ato isu dari adanya IoT:

  • Keamanan

Keamanan adalah isu besar bagi IoT. Kan tadi udah disebutin tuh kalo akan ada miliaran perangkat yg tersambung, lalu apa yg bisa kita lakukan untuk memastikan informasi kita tetap aman? Kan hacker bisa aja to, menembus keamanan smart car, infrastruktur kritis, dan bahkan rumah orang. Sebagai akibatnya, sekarang beberapa perusahaan teknologi fokus pada keamanan cyber untuk menjamin privasi dan keamanan semua data ini.

  • Privasi dan berbagi data

Karena semua perangkat terhubung satu sama lain melalui internet, ada banyak informasi yang tersedia di dalamnya. Pelanggaran keamanan jaringan bisa mengekspos informasi rahasia kepada pihak yg tak bertanggung jawab. Padahal itu kan privasi ya, namanya jg rahasia πŸ˜€ Oleh karena itu, perlu untuk mengamankan jaringan IoT untuk melindungi data dari akses yang tidak sah.

  • Kompatibilitas Perangkat

Saat ini tidak ada standar atau protokol universal untuk menandai dan memantau perangkat pintar yg digunakan dalam IoT. Nah, ini yg bikin masalah kompatibilitas, yaitu kalo ada orang yg beli jenis perangkat yg sama tapi dari pabrikan yang berbeda. Namun, hal ini dapat diatasi dengan mengikuti standar umum yg diberlakukan oleh si pabrikan perangkat IoT tsb. Dgn cara ini, pengguna tidak akan menghadapi masalah kompatibilitas walopun perangkatnya beda2 merk.

  • Storage (tempat penyimpanan)

Masalah bagi perusahaan adalah sejumlah besar data yang akan dihasilkan oleh semua perangkat yg terhubung. Perusahaan perlu mencari cara untuk menyimpan, melacak, menganalisis, dan memahami sejumlah besar data yang akan dihasilkan.

  • Kompleksitas

Terkait masalah storage di atas, jangan lupa kalo IoT adalah jaringan perangkat yg kompleks yg mencoba berkomunikasi satu sama lain dengan mengirimkan informasi untuk menyelesaikan tugas tertentu. Bayangkan miliaran perangkat terhubung satu sama lain dan menghasilkan jutaan gigabyte data per jam…!!!

Untuk menyimpan, mengelola, dan mengkompilasi semua data ini adalah tugas yang amaaaat sangat tidak praktis. Dan oleh karena itu dibutuhkan infrastruktur IT yang kuat. Kesalahan atau kegagalan kecil dalam sistem semacam ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi banyak pengguna. *OK noted, boss..*

Tuh, banyak juga kan tantangan, isu, ato masalah dgn adanya si IoT ini..

TERUS SEKARANG BAIKNYA GIMANA?

Percakapan tentang IoT udah berlangsung selama beberapa tahun di seluruh dunia.. Iya lhoo, seluruh dunia.. *jadi saya ikut2an, dasar follower* πŸ˜€ Terus tadi jg udah dibahas mengenai manfaat dan tantangan apa aja yg bisa timbul dari adanya IoT ini.Β  Jadi, untuk saat ini, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mendidik diri kita sendiri tentang apa itu IoT dan potensi dampak yg terlihat pada cara kerja dan kehidupan kita.

Dengan kemajuan teknologi, cara baru dan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan IoT ini sedang dirancang. Internet of Things adalah teknologi generasi berikutnya yang akan mengubah cara kita hidup di masa depan..

Yah, kira2 kayak gitulah cerita tentang IoT.. Sekian dulu ya pembahasan mengenai IoT. Semoga mudah dipahami walopun panjaaang.. πŸ˜€ Dan tentunya semoga bermanfaat.. πŸ™‚

SUMBER

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *